Electrical Instruments
Home     Battery Tester   Clamp Meters   Current Meters   Energy Meter   battery checker   laptop battery tester   ocean current meter   digital battery tester   digital panel meter   battery analyser   current velocity meter   All Tags
Home ›› Clamp Meters ›› Kiat menjadi teknisi elektronika
   
 You may find:
How to Use a Voltmeter ; use of digital clamp multimeter ; Multimeter Tutorial ; multimeter digital clamp meter ; digital multimeter continuity
 Popular Tags:
analog multimeters | multimeter digit | analog clamp meter dc ammeter | analog clamp meter 1000A | analog clamp meter AM30 | analog clamp meter Thermometer | Learn How to Use a Multimeter | fluke multimeter | multimeter gadget | ohms
Kiat menjadi teknisi elektronika

Tag:digital clamp multimeter Ohms digital clamp multimeter | 91 Viewers| trikoes 2009-04-01 12:51:56 Publish:

Menjadi teknisi elektronika mungkin merupakan profesi yang lumayan hasilnya bila dijadikan bisnis utama maupun sampingan. Karena hampir semua barang rumah tangga yang kitagunakan sehari-hari adalah perangkat elektronik, mulai dari TV, Setrika, Kulkas, Dispenser, Magic Jar, Oven, Kompor listrik, dan sebagainya. Nah, bagaiman caranya menjadi teknisielektronik untuk pemula?. berikut akan saya uraikan kiat-kiat menjadi teknisi elektronik.

1. Kuasai dasar elektronika.
Mengenal berbagai jenis dan tipe komponen elektronika sangat penting dalam tahap awal menjadi seoarang teknisi elektronika. Dikatakan penting karena dengan mengenal jenis dan mengetahui sifat-sifat komponen elektronik membuat teknisi mudah menangani masalah kerusakan yang ada. Dalam dasar elektronika ada beragam nama dan jenis komponen elektronik, misalnya resistor, kapasitor, transistor, Dioda, IC (integrated circuit), Relay, Sakelar, Speaker, Trafo, Kondensator, Sekring, dan sebagainya. masing-masing komponen tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda. Nilai besarannya juga berbeda-beda. Jika kita mengetahui sifat masing-masing komponen tersebut, seperti resistor misalnya maka kita akan mudah mengetahui bilamana sebuah resistor mengalami kerusakan dalam sebuah rangkaian, yakni resistor tersebut hangus atau nilainya sudah tidak sesuai dengan nilai yang tertera pada badan resistor (kode warna). Begitu pula jika kita mengetahui sifat komponen sejenis lainnya, sehingga memudahkan kita dalam pengukuran komponen dalam sebuah perangkat elektronik yang mengalami kerusakan. Bagaimana penjelasan mengenai jenis dan sifat komponen tersebut?. Baca artikel dasar elektronika dalam blog ini dan referensi web site lain yang membahas komponen elektronika.

2. Kuasai penggunaan alat ukur elektronik.
Alat ukur yang sering di gunakan dalam pengukuran elektronik adalah :
- Multimeter (analog/digital)
Nama lain alat ini adalah AVO Meter, yang merupakan kepanjangan dari AVO (Ampere Volt Ohm ). Alat ukur ini digunakan untuk mengukur hambatan, arus, tegangan, test koneksi, hfedll.
transistor (digital),

Gambar 1. Multimeter

- Clamp meter
Alat ukur ini sebenarnya mirip multimeter, hanya saja kemampuan ukurnya besar. pengukuranarus misalnya, yang mampu hingga 2000 A, sedangkan multimeter hanya sampai 500 mA saja. pada Clamp meter biasanya juga terdapat catok/ lingkar magnet yang digunakan untukmengukur arus pada kawat penghantar.
gambar. Clamp meter
- Flux meter
Alat ukur ini berfungsi untuk mengukur intensitas cahaya. alat ini penting bilamana akanmendesain sebuah instalasi listrik dalam sebuah gedung, sehingga akan di dapatkan penerangan gedung yang nyaman.



Gambar 2. Flux meter

- Watt meter
Alat ukur ini berfungsi untuk mengukur daya sebuah beban listrik.

Gambar 3. Watt Meter

- Osiloskop
Alat ini memiliki fungsi yang cukup banyak, diantaranya untuk melihat gelombang padarangkaian analog maupun digital. alat ini juga bisa mengukur frekuensi, Lamda, Periode, tegangan, pada sebuah gelombang sinus maupun jenis gelombang lainnya.


Gambar 4. Osiloskop

- dkk.

3. Banyak praktik merakit perangkat elektronik.
Latihan menyolder, memotong kabel, membiasakan memasang berbagai tipe transistor, membaca warna resistor tanpa melihat kamus, membaca kapasitor dengan kode angka secara terus menerus akan membuat kita menjadi lihai dalam merakit perangkat elektronik. Hal ini akan membuat anda semakin berpengalaman pada jenis-jenis komponen, menyolder secara cepat dan rapi, tanggap kerusakan dengan cepat dan sebagainya. Lakukanlah hal ini secara terus menerus, agar anda semakin mahir terhadap komponen-komponen elektronik, cara instalasi dan sifat-siaft komponen tersebut.

4. Lakukan troubleshoting yang di sengaja.
Sesuatu yang benar ada karena ada kesalahan. Jadi bukan hal yang salah jika anda melakukan sedikit kesalahan demi sesuatu hal benar. Begitu juga menjadi teknisi elektronika, anda akan lebih lebih mahir jika anda tahu sifat komponen tertentu jika terhadap kerusakan yang terjadi. Misalnya, anda memiliki radio. untuk melakukan latihan ini cobalah untuk melepas 1 atau lebih komponen tertentu yang anda inginkan. Untuk melakukan hal ini anda cenderung harus menguasai dasar komponen elektronika, sehingga bisa memperkirakan sifat komponen yang akan di lepas/dirusak terhadap prediksi hasil kerusakan yang akan di timbulkan nantinya. Sebagai contoh anda tahu sifat Potensiometer untuk memperbesar/memperkecil suara. Nah, untuk kasus dalam Radio, lepaslah komponen ini dan amati yang terjadi saat Radio di nyalakan seperti biasa. Maka, radio tidak akan mengeluarkan suara apapun. Kemudian pasanglah kembali komponen ini tapi solderlah 1 kaki saja paling tepi (jalur ke ground) pada lubang di PCB nya. amati yang terjadi, biasanya Radio tetap tidak akan mengeluarkan suara. Kemudian solder kaki tengahnya. Maka radio tetap tidak mengeluarkan suara. Kemudian solder ketiga kakinya. Maka Radio akan bersuara dengan baik kembali. Namun, anda bisa mencoba melepas kembali 1 kaki paling tepi (terhubung ground/negatif). Amati yang terjadi, maka Radio tetap akan dapat bersuara tetapi volume Radio tidak dapat dikecilkan hingga minimum/suara mati. Hal ini dikarenakan kaki potensiometer tadi yang tidak terhubung ground, sehingga seakan-akan suara input Radio dari modulator hanya bisa mencapai titik minimum senilai ukuran potensiometer yang digunakan (umumnya satuannya Kilo Ohm), sehingga volume tidak bisa di kecilkan hingga nol / suara mati.

Catatan : - untuk melakukan hal ini anda harus benar-benar memahahi sifat komponen elektronika dan teknik pengukurannya.

5. Memperbanyak referensi skematik rangkaian elektronik.
Perbanyaklah diri anda dengan buku-buku atau referensi mengenai kumpulan rangkaian elektronik. Anda juga bisa mencari aneka skematik rangkaian elektronika di web site. Selebihnya anda juga di anjrkan memiliki datasheet komponen seperti transistor, Mosfet, Triac, SCR, UJT, Diode, IC, dan komponen aktif lainnya. Beberapa komponen pasif seperti kapasitor dan resistor jarang memiliki datasheet yang berisi karakteristik komponen tersebut.
Nah, dengan memperbanyak referensi tersebut anda mudah memperbaiki sebuah perangkat elektronik yang mungkin rusak karena adanya jalur yang terputus atau komponen yang hangus dan sudah tidak bisa di liat mata. Sehingga anda bisa menyamakan dengan tipe komponen yang terdapat pada rangkaian skematik perangkat elektronik sejenis yang anda miliki.
Contoh rangkaian skematik yang banyak anda butuhkan untuk keperluan reparasi nantinya misalnya, Diagram kelistrikan Kulkas, Magic Jar, Rice Cooker, Setrika, Dispenser, Kipas angin. Beberapa contoh tersebut adalah golongan rangkaian skematik yang sederhana. Untuk skematik yang leih komplek misalnya Skematik Radio, Tape, Amplifier, VCD Player, TV. Carilah referensi skematik perangkat tersebut di atas dan sesuaikan dengan merk-merk nya. Karena umumnya untuk perangkat elektronik seperti TV, Beda merk berbeda pula rangkaian skematiknya.
6. Selalu update pengetehuan anda pada perkembangan teknologi elektronika.
Segarkan pengetahuan dan pengalaman anda dengan sesuatu yang selalu baru. Karena dengan demikian berarti anda selalu berusaha menjadi teknisi yang profesional karena pengetahuan, pengalaman dan alat kerja anda semakin menggunakan alat berteknologi canggih dan mutakhir.

Nah, point-point di atas adalah syarat minimal untuk menjadi teknisi elektronika. Materi yang berkaitan dengan point di atas dapat anda cari melalui searching di google.com atau di blog ini. Semoga bermanfaat.....


Sumber : Personal experiences

Yahoo: digital clamp multimeter Kiat menjadi teknisi elektronika digital clamp multimeter Ohms
Google: digital clamp multimeter Ohms Kiat menjadi teknisi elektronika digital clamp multimeter
Post your comment about:    Kiat menjadi teknisi elektronika

   

Topics: Battery Tester Clamp Meters Current Meters Energy Meter
All Contents was collected by orders.If you have any problem please Click Me © 2008 Electrical Instruments Time 0.084341 S(s).Query 5.